Operasi “Pemberantasan Hama” yang dilancarkan oleh Perkumpulan Wanita pun dimulai. Yoshida diliputi amarah terhadap tindakan keterlaluan Shouda dan gengnya yang mengusir paksa para penghuni. Meskipun ia mengetahui bahwa merekalah yang melukai ayahnya, mantan manajer, ia tak berdaya melawan para ibu rumah tangga Level A yang kejam ini. Di tengah situasi ini, sebuah peti kayu bertuliskan “Patriotisme” hanyut di sungai. Mungkinkah kekuatan baru yang terkandung di dalamnya, “Voltack Arm”, menjadi kartu as Yoshida untuk membalikkan keadaan?



