Sambil memutar otak memikirkan apa yang harus kulakukan dengan ‘lovemeter’ Marika, aku kebetulan bertemu teman sekelasku, Mikasa, yang sedang mengajak anjingnya jalan-jalan di taman biasa. Karena kami sama-sama pecinta anjing dan obrolan pun mengalir tentang mereka, ‘lovemeter’-nya pun melonjak tinggi. Aku mencoba bersikap tidak keren agar ‘lovemeter’ Mikasa turun demi cinta sejatiku, Marika, tapi justru sebaliknya…?! Tanpa kusadari, Marika, yang kebetulan lewat, menyaksikan semuanya…



